Merasa Kaya Padahal Bergotong-Royong Kere, Ini Cirinya Bung!

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin. Bung sendiri bagaimana? Walau kaya miskin itu relatif, tapi sesungguhnya ada patokan terang yang sanggup membedakan apakah seseorang itu termasuk miskin atau tidak. Supaya tak terjebak delusi yang menciptakan diri merasa kaya, coba simak beberapa cirinta berikut ini.

Bila Kehilangan Pekerjaan, Maka Tabungan Bung Tak Cukup Sebagai Biaya Hidup Setidaknya untuk 3 Bulan ke Depan

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Tanda pertama kalau finansial Bung masih bermasalah yaitu bila saldo tabungan Bung selama ini tak cukup untuk menopang hidup Bung selama setidaknya tiga bulan ke depan, bila Bung kehilangan pekerjaan sewaktu-waktu.

Sementara mereka yang sudah mengalami kebebasan finansial, sekalipun mendadak tak punya kerja di hari ini juga, ada dana cadangan yang sudah mereka siapkan sehingga tak perlu khawatir menggunakan uang tabungan. Tak banyak orang yang memikirkan soal hal ini. Ya, memang hanya orang-orang kaya yang sudah menyiapkan ‘dana darurat’ untuk kehidupan mereka.

Bung Masih Kesulitan Membayar Berbagai Macam Tagihan Pokok

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Faktanya, masih ada tagihan yang perlu Bung lunasi. Entah tagihan telepon, listrik, air, dan semacamnya. Bahkan ada kalanya Bung menunda pembayarannya sebab memang anggaran untuk membayar hal tersebut sedang digunakan untuk membiayai tagihan lainnya. Nah kalau Bung belum sanggup membayar tagihan-tagihan biaya hidup ini, maka Bung sanggup dipastikan masih miskin

Saat Belanja, Bung Masih Terbuai dengan Rayuan Potongan Harga

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Bung, masih sering memanfaatkan diskon atau voucher ketika berbelanja? Atau masih sering terbuai diskon dan akibatnya beli barang padahal belum tentu Bung butuh barangnya juga. Terperdaya dengan diskon yaitu kelemahan yang dimiliki mereka yang belum mempunyai kebebasan finansial. Coba ingat lagi, kapan Bung belanja hanya sebab melihat barang tersebut murah harganya?

Begini Bung, tak ada yang salah dengan memanfaatkan diskon. Tapi contoh pikir ini sebaiknya segera Bung ubah bila memang mau melatih diri jadi orang sukses. Orang sukses bukan menghambur-hamburkan uang ketika melihat diskon. Mereka fokus pada cara mereka menaikkan pendapatan dan memanfaatkan uang yang ada demi menerima uang yang lebih banyak.  

Bung Masih Sering Mengonsumsi Makanan Cepat Saji

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Memang tak ada yang salah dengan mengonsumsi makanan cepat saji. Tapi jangan lupakan urusan nutrisi apalagi makanan bernutrisi diharapkan badan setiap harinya. Nutrisi yaitu materi bakar untuk beraktivitas, Bung. Makanan cepat saji hanya mengandung sedikit nutrisi. Efeknya, kalau badan Bung tak sehat, maka produktivitas pun berpengaruh, bahkan Bung jadi tak fokus pada pekerjaan. Daripada biasa jajan makanan cepat saji, lebih baik latihan masak saja Bung.

Saat Orangtua Meminta Dibelikan Sesuatu, Bung Masih Pikir-pikir untuk Memenuhinya

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Bukan Bung tak sayang orangtua. Tapi memang keadaan finansial yang tak mendukung ya Bung? Jauh di lubuk hati Bung tentu Bung maunya memenuhi impian orangtua. Tapi tak usah bersedih hati bila Bung memang harus menunda impian tersebut. Setidaknya, jadikanlah hal tersebut sebagai motivasi semoga Bung sanggup memenuhi undangan tersebut suatu hari nanti.

Di Hari-hari Tertentu, Bung Masih Kekurangan Pakaian Dalam dan Kaos Kaki

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Prinsip hidup orang kaya yaitu menciptakan diri mereka nyaman. Sudahkah Bung berpikir demikian? Urusan sederhana menyerupai jumlah pakaian dalam dan kaos kaki saja rasanya masih kurang ya Bung. Kebersihan dua barang ini pun masih dipertanyakan. Sementara mereka yang sudah mapan, percayalah, tak ada yang namanya membuka lemari kemudian kehabisan celana dalam dan kaos kaki.

Bung Masih Belum Bisa Lepas dari Kecanduan akan Barang Tertentu

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Bung, coba pikirkan lagi, apakah Bung masih mempunyai kecanduan terhadap satu hal tertentu yang belum sanggup dilepaskan hingga hari ini? Ini salah satu tanda Bung belum sanggup masuk golongan orang kaya. Begini, orang kaya yaitu orang yang suka kebebasan. Mereka tak mu dikontrol oleh sesuatu bahkan oleh orang lain. Mungkin memang setiap orang punya kesukaan terhadap sesuatu, tapi tak semuanya sanggup mengatasi rasa sukanya itu semoga tak jadi kecanduan.

Apapun yang sifatnya berlebihan, tak baik kan Bung? Orang yang sukses biasanya sudah mempunyai contoh pikir bahwa mereka hingga melaksanakan kesalahan yang tak seberapa tapi efeknya besar untuk hidup mereka.

Kalaupun Punya Mobil, Usianya Sudah Lebih dari 10 Tahun

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Untuk urusan mobil, orang kaya mengerti kalau mempunyai kendaraan dengan fitur terbaru bukan semata prestis, tapi memang sangat menguntungkan mereka sebab sanggup menunjukkan kenyamanan sekaligus menjanjikan performa yang baik. Tapi kali ini, Bung belum sanggup menyamai gaya hidup mereka. Alih-alih beli kendaraan beroda empat baru, seseorang belum sanggup dikatakan kaya bila usia mobilnya sudah lebih dari sepuluh tahun.

Bung Masih Berharap Kelak ada Dana Pensiun dari Pemerintah

Faktanya ada orang yang tak menyadari kalau mereka gotong royong masih miskin Merasa Kaya Padahal Sebetulnya Kere, Ini Cirinya Bung!

Orang sukses punya prinsip untuk tak berharap pada pihak manapun. Sementara orang dengan mental miskin sejatinya selalu berharap datangnya dukungan dari orang lain demi melepaskan diri dari jerat persoalan finansial yang menderanya.

Contoh nyatanya, bila Bung masih berharap di masa pensiun kelak ada dana pensiunan atau pemerintah yang mau memberi tunjangan pensiun, berarti Bung masih belum sanggup dikategorikan sebagai golongan orang kaya.